aitakatta aitakatta aitakatta
Nabilah Ratna Ayu Azalia (@nabilahJKT48) JKT48. Dahsyat RCTI live TV performance, Jakarta,
Masihkah kau ragui
Rasa cintaku ini
Hingga pada akhir kata
Kau hanya diam seribu bahasa
Adakah yang kau ragu
Dari cinta tulusku
Hingga kau selalu membisu
Tanpa ada sepatah kata untukku
Malamku tak seperti dulu
Penuh tawa manjamu
Kini hanya pilu
Yang kau suguhkan dimalam rabu

Dapat berputar kembali,
Aku akan memilih,
Tidak pernah mengenalmu,
Tidak pernah mencintaimu..
Tidak akan bahagia menyapa,
Tidak akan ada kepedihan,
Detik waktuku akan berarti,
Lindungi aku dari terpaan badai keangkuhan..
Seandainya waktu dapat berputar kembali,
Ingin diriku menyatakan cinta,
Tidak ingin berakhir maya,
Kumantapkan hati abadi dan tulus hingga tutup usiaku..
Tapi semuanya telah berlalu,
Nasi sudah jadi bubur,
Cintaku yang kuputuskan akhir pertualangan,
Kandas diterpa takdir tak menghendaki..
Aku cinta sama kamu…
Takah kau lihat sinar itu di mataku
Aku sayang kepadamu..
Betapa pedih merelakanmu pergi dari hidupku
Kenapa harus ada kelembutan mata
Mengapa kau ajariku belain kasih mesra
Haruskah terucap kata indah penuh makna
Di saat terakhirku harus rela melepaskan semua
Ku di sini masih perduli..
Andai saja kau sanggup mengerti
Sakitku menghujam hati
Hancur rasaku terasa mati
Ihklasku karna cinta
Tak bisaku relakan segalanya
Andai bisa ku putar waktu dunia
Ku inginkan kasihmu hingga akhir masa
Ku buang semua kertas Ku hapus memori yang membekas Berharap bayangmu kan lepas Dari jerat rindu yang mengeras Ku lempar semua ambisi Yang membunuh separuh isi hati Ku dengarkan sabda Illahi Ku terdiam dalam tangis hati
Ku lukiskan harapan di putih cinta
Ku redam rindu di perihnya luka
Berharap bahagia kan datang menyapa
Hadirkan kehangatan cinta dalam sucinya do’a
Oh Tuhan..
Kini ku pasrahkan…
Segenap hatiku dalam tuntunan
Takdirmu aku ikhlaskan
Dalam sujudku di sepertiga malam kelam
Jangan kau gantung
Buat cinta terkatung-katung
Tiada jelas arah dituju
Terombang-ambing tak menentu
Jangan buat bingung hati
Serba tak pasti
Tersiksa relung kalbu
Bergulat rasa dan pikiranku
Bila kau tak lagi mencinta
Sayang pun sirna
Rasa percaya tiada
Sudahlah… akhiri saja semua
Untuk apa masih bersama
Bila tak lagi setia
Tiada guna jalinan asmara
Andai tiada tujuan yang nyata
Ku ingin kepastian
Ku butuh jawaban
Cintaku bukan tuk mainan
Ku ingin cinta keseriusan
Jangan gantung cintaku !
Jangan buat hatiku bimbang dan ragu !
Terasa hampa hariku
Tanpa kehadiranmu
Hanyalah dirimu
Setia menemaniku
Terasa kehilangan
Kala kau tak beri sapaan
Semakin ku kesepian
Saat aku sendirian
Tak luput wajahmu
Ku belai setiap waktu
Ku sentuh sepanjang hari
Walau hanya potret diri
Kau membuatku terlena
Dimabuk indahnya dunia
Dirimu mampu mecuri waktuku
Tuk selalu memperhatikanmu
Kau buatku rela berkorkan
Keluarkan segala kemampuan
Korbankan perasaan
Demi sebuah hasrat dan keinginan